Peralatan Masak Wajib Punya

Untuk memasak, kita harus punya kompor *you don’t say??* dan tentunya peralatan masak. Beberapa kosan mungkin menyediakan dapur dengan kompor sekaligus panci dan kawan-kawannya, tapi banyak juga kosan yang hanya menyediakan kompor saja. Jika tidak ada kompor, rayu pemilik kosan untuk menyediakan kompor bersama, atau beli kompor gas ukuran kecil, atau bikin api unggun di halaman kosan. Bagaimana dengan peralatan masak? Saya pribadi lebih suka memiliki peralatan masak sendiri. Selain sesuai dengan kepribadian saya yang sedikit *uhuk* posesif, punya peralatan sendiri juga membuat saya dapat menggunakan peralatan sesuka hati tanpa harus bergantian dengan penghuni kosan yang lain. Lebih puas rasanya menggunakan peralatan masak milik sendiri. Layaknya pacar atau suami, lebih membahagiakan milik sendiri daripada dipoligami.

Peralatan masak apa saja yang harus kita punya?

  1. Wajan. Untuk anak kosan, punya 1 wajan saja sudah cukup koq.. Sebaiknya pilih yang anti lengket. Kenapa? Karena kita tidak pernah tahu kapan rasa malas untuk membersihkan wajan akan hinggap ketika sisa masakan lengket sempurna di wajan kita. Dengan wajan anti-lengket, proses cuci-mencuci peralatan sehabis masak akan lebih cepat. Hemat waktu! Pilih wajan dengan kualitas yang baik. Pilih juga ukuran dan bentuk wajan sesuai kebutuhan.
  2. Pisau. Pilih pisau yang tajam *yaiyalah* dan tahan lama. Ukuran pisau cukup yang sedang saja, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu panjang. Hati-hati dengan pisau berkualitas super-rendah. Percaya atau tidak, saya pernah mematahkan pisau. Dua kali! Sejak saat itu saya memutuskan untuk tidak asal-asalan dalam memilih pisau. Serem bok.
  3. Talenan. Saya lebih suka talenan dengan ukuran yang lumayan besar (ukuran kira-kira 20 cm x 30 cm). Mengapa? Karena jika talenannya luas, tidak perlu wadah tambahan untuk menampung bahan masakan yang sudah dipotong-potong. Misalnya: sehabis mengiris bawang, biarkan saja irisan bawang tadi nemplok di salah satu sudut talenan, sudut lain pun dapat digunakan untuk memotong bahan lainnya.
  4. Gunting. Bukan cuma untuk menggunting bungkus makanan, tapi juga untuk memotong sayuran. Misalnya menggunting sayur yang berupa helai daun seperti bayam atau sawi hijau; atau memotong daun bawang yang kadang sedikit sticky bin licin. Lebih praktis dan tidak perlu memakai talenan. Dimohon dengan amat sangat untuk membedakan penggunaan gunting yang digunakan untuk memasak dengan gunting yang biasa digunakan untuk menggunting kertas, apalagi dengan gunting yang biasa digunakan untuk rambut. Penggunaan jangan disamakan! Karena itu akan sangat iyyuuhhh..
  5. Spatula. Berhubung saya menggunakan wajan anti-lengket, maka saya memilih spatula berbahan dasar kayu (wooden spatula). Jika memakai spatula berbahan stainless-steel, maka setelah memasak bisa-bisa saya nangis bombay melihat wajan anti-lengket penuh goresan. Kasihan sama si wajan. Oleh karena itu, pilihlah spatula sesuai kebutuhan si wajan dan kebutuhan si masakan.
  6. Panci. Dapat berupa stockpot atau sauce pan. Pilih panci ukuran sedang, jangan yang besarnya keterlaluan karena kita masak bukan untuk satu kelurahan. Sebisa mungkin pilih panci yang ada tutupnya, bagus kualitasnya, dan ganteng wujudnya.
  7. Pencedok. Bahasa inggrisnya: ladle. Saudaranya spatula ini berguna untuk  menyendok masakan yang cair-cair. Pilih ukuran pencedok sesuai dengan ukuran panci yang kita punya. Jangan lupa pilih pencedok dengan gagang tahan panas, kecuali kamu memang suka megang yang panas-panas *if you know what i mean*.
  8. Saringan. Anak kosan biasanya menggunakan saringan untuk meniriskan mie. Tapi percayalah bahwa fungsi saringan bukan hanya itu. Usahakan punya 2 saringan dengan ukuran yang berbeda. Ukuran besar untuk meniriskan mie, meniriskan gorengan, menyiangi sayuran, atau pengganti alat kukusan; ukuran kecil untuk menyaring teh, menyaring bahan puding, dan teman-temannya.

Demikianlah 8 peralatan masak wajib punya untuk anak kosan yang ingin memasak. Miliki peralatan masak dengan kualitas yang baik. Mungkin memang sedikit lebih mahal, tapi peralatan masak dengan kualitas baik akan lebih tahan lama dibanding peralatan kualitas rendah dengan harga murah. Awet atau tidaknya peralatan juga bergantung pada bagaimana kita memilih dan merawatnya dengan cermat. Sama seperti relationship, jika kita bisa memilih orang yang tepat dan merawat hubungan dengan cermat, maka makin tahan lama pula hubungan kita dengan orang tersebut.. ihik.

Setelah mengumpulkan peralatan masak, jangan lupa mengumpulkan PERALATAN MAKAN. Aneh rasanya jika setelah masak langsung menyendok makanan masuk ke mulut menggunakan spatula. Koleksi beberapa piring, mangkok, kotak makan, gelas, cangkir, sumpit, sendok, garpu dengan ukuran yang bervariasi. Jangan lupa perlengkapan lain seperti kain lap, sponge dan cairan pencuci piring, aluminium foil, gelas takar, parutan, ulekan (pestle and mortar), pembuka kaleng (can opener), rice cooker, blender, food processor, kulkas, oven, microwave, happycall… just kidding. Pilih saja peralatan yang penting.

*Gambar-gambar di atas bukan milik pribadi tapi dicomot dari sini.

6 responses

  1. postingan masak yang ada posesif dan poligaminyaaaa dan banyak curhatnya
    #NgakakGulingGuling

    matahin pisau dua kali?
    Kamu koki apa kuli sih Lon?
    ._.

    Nice writing, lanjut minggu depan ya heh heh

    • produk melamin nggak apa-apa asal ada food grade nya, atau SNI-nya.. pilih yang aman aja karena pencedok bakalan dipakai buat yang panas-panas juga..

      oia tambahan.. barusan ngecek produk melamin yang saya punya, ada keterangan mengenai suhu maksimal dan suhu minimal. beda merek beda rentang suhunya. untuk amannya sih, gunakan produk melamin sebagai peralatan makan saja, bukan sebagai alat masak :)

  2. ohhh jadi yg selama ini di promosiiin tuh blognya chef Lona tohhh
    sebagai perantau yang suka masak, sangat terbantu dengan resep2 di blog ini!
    *eh belom ada ya?? hahaha peace :D

    setuju dengan poin2 diatas! ditunggu resepnya ya chef! :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s